DPRD Kalteng ini Minta Aspirasi Warga Kapuas Hilir Ditindaklanjuti

PALANGKARAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan berharap berbagai aspirasi masyarakat di Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Di bidang infrastruktur jalan dan jembatan khususnya, kami menerima aspirasi dari Pj. Kades Saka Bayur, yang mengusulkan adanya peningkatan jalan agar diaspal Jalan Poros kurang lebih dua kilometer,” ujarnya.

Menurut Bambang, peningkatan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan utama masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas serta aktivitas perekonomian warga.

Ia menambahkan, Lurah Mambulau juga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait pengaspalan jalan di Desa Barason sepanjang satu kilometer serta pembangunan jembatan sepanjang 50 meter yang hingga kini belum pernah direhabilitasi.

“Jalan Barason ini merupakan akses utama bagi warga jalur transportasi untuk meningkatkan perekonomian warga,” ucapnya.

Selain itu, Pj. Kades Sei Asam juga mengusulkan pembangunan jalan sepanjang 700 meter, jembatan 28 meter, serta perbaikan jalan Inpres sepanjang 800 meter yang dinilai sangat penting untuk menunjang konektivitas antarwilayah.

Bambang menilai, pembangunan infrastruktur tersebut akan memberikan dampak signifikan dalam memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sektor pendidikan, ia juga menerima aspirasi dari Ketua BPD Terusan Raya Barat yang mengusulkan pemavingan halaman SDN-1 dan SDN-2 guna meningkatkan kenyamanan siswa, terutama saat musim hujan.

Menurutnya, fasilitas pendidikan yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang optimal bagi siswa.

Sementara itu, dalam aspek sosial kemasyarakatan, Ketua BPD Kecamatan Bataguh mengusulkan pembangunan gedung serbaguna sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Keberadaan gedung tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat interaksi sosial serta mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan di wilayah setempat.

Di sisi lain, masyarakat Desa Pulau Kupang melalui Pj. Lurah setempat juga menyampaikan kebutuhan pembangunan kantor kelurahan yang layak guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bambang menegaskan bahwa fasilitas pelayanan yang representatif sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerja pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan.

Selain infrastruktur dan pelayanan publik, sektor ekonomi juga menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait pengembangan potensi lokal.

“Di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan, warga Desa Budi Mufakat menyampaikan harapan mereka agar pemerintah dapat membantu pemasaran produk madu kelulut dan ternak ayam dari kelompok tani lokal yang saat ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” tandas Bambang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *