PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh menyoroti perjuangan komunitas perempuan di tengah keterbatasan ekonomi, yang tercermin dari aspirasi Kelompok Bunda Sehati dalam kegiatan reses perseorangan masa persidangan II Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.
“Mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang tetap berjuang di tengah keterbatasan. Ini menjadi gambaran nyata kondisi sosial yang perlu mendapat perhatian,” ujar Faridawaty.
Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menyampaikan bahwa kelompok Bunda Sehati merupakan komunitas perempuan pencari nafkah keluarga yang terdiri dari ibu tunggal dan perempuan dengan kondisi keluarga rentan, seperti suami sakit, tidak bekerja, atau tidak menafkahi.
Komunitas ini bahkan telah berkomitmen untuk berkembang ke 13 kabupaten di Kalimantan Tengah.
Faridawaty menilai, keberadaan komunitas seperti Bunda Sehati menunjukkan kekuatan solidaritas perempuan dalam menghadapi tekanan ekonomi.
Ia menegaskan pentingnya dukungan dan perhatian dari berbagai pihak agar komunitas ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif.
“Perjuangan mereka patut diapresiasi. Kami akan berupaya mengawal aspirasi ini agar dapat menjadi perhatian dalam program pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.
Pimpinan Bunda Sehati, Ibu Nur menjelaskan bahwa komunitas tersebut telah lama ingin menjalin silaturahmi dan berkomunikasi langsung dengan Faridawaty.
“Kami sempat mendapat stigma negatif, bahkan hampir bubar. Tapi kami tetap bertahan, tetap berkumpul dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan komunitas tidak selalu mudah, bahkan sempat menghadapi stigma negatif hingga hampir bubar.
Anggota komunitas sebagian besar bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga dan pekerja harian, dengan kondisi ekonomi yang terbatas serta tanpa dukungan pendanaan. Bahkan, beberapa anggota juga masih menghadapi persoalan utang piutang yang membebani kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui pertemuan ini ada jembatan bagi kami untuk berkembang, karena selama ini kami berjalan dengan kemampuan sendiri,” tutupnya.(sct)

















